Abang · Married Life · nikah

Me and My Husband

Nemu di fesbuknya kak Ingrid. Questionsnya lucuk, jadi pengen juga.^_^ 1. Anniversary? 22 Oktober. Udah, cukup tanggal yang ini aja yang ditau. Muahahaha. 2. First date Pantai Akkarena. Cuman duduk-duduk sambil saya ngemil pringles, dia ngemil taro. Oh iyaaa… yang pas nemu awan bentuk hati itu. Awww, semesta mendukung! ❤ *ditoyor 3. How did you… Continue reading Me and My Husband

Abang

Ketemu Mama Abang, Ketemu Bapak Abang

Saya sedikit tergelak membaca cerita seorang teman blogger. Jadi dia sedang cemas karena bulan depan dia akan diperkenalkan kepada keluarga inti kekasihnya. Dia –katanya- Anxious. Yang membuat saya tergelak adalah ingatan setahun lalu. Ketika saya menghadapi hal yang sama: bertemu calon mertua. Saya tambahin dikit ya: bertemu calon mertua untuk pertama kalinya. Bagaimana perasaan saya?… Continue reading Ketemu Mama Abang, Ketemu Bapak Abang

Abang

November Rain to Wonderful March

November “Tawwa Cha dih Mappetuada pas ulangtahunnya.”kata abang beberapa hari setelah acara Mappetuada Cha, adik kami. Mappetuada itu acara adat yang isinya lamaran secara resmi. “Ulangtahunmu nanti bagusnya diisi apa? Kalau nikah terlalu cepat dih? Lamaran saja kalau begitu?”tanyanya. Saya tertawa saat itu. “Boleh.. boleh..!” I said yes but inside saya sebenarnya tidak terlalu yakin.… Continue reading November Rain to Wonderful March

Abang · harihariku

Jambu Bangkok Abang

Awal Ramadhan kemarin pohon jambu bangkok di halaman rumah mulai berbuah. Buahnya waktu itu masih sebesar bola pingpong. Kata abang -yang ilmu flora dan faunanya jauh melebihi diriku yang sangat metropolitan ini- jambu-jambu itu baru bisa dimakan ketika ukurannya sudah sedikit lebih besar dari bola tenis. “Kapan Bang jambunya segede itu?”tanya saya. “Nanti. Mungkin habis… Continue reading Jambu Bangkok Abang

Abang · puisi

Pagi Ini Aku Hanya Ingin Memelukmu Saja

Pagi ini aku hanya ingin memelukmu saja Tanpa harus berkata apa-apa Tanpa ingin melakukan apa-apa Rebahkan jiwamu walau tak lama Kau boleh melepaskan semua resah yang ada Keluarkan saja semua gelisah tertahan dalam dada Yang selama ini coba kau anggap tiada Pagi ini aku hanya ingin memelukmu saja Tanpa harus berkata apa-apa Tanpa ingin melakukan… Continue reading Pagi Ini Aku Hanya Ingin Memelukmu Saja

Abang · puisi

Kemarilah di Sini Bersamaku

bolehkah kuminta sayapmu? tidak, bukan sebelah. keduanya. sini, berikan padaku akan kusimpan mereka dalam lemari katanya di luar sedang ada badai tidak ada yang tahu kapan ia reda karena itu, kata ibu, tetaplah di sini bersamaku dalam sangkar ini ada selimut yang tebal teh manis yang selalu hangat dan penganan kecil yang menggugah selera kau mau?… Continue reading Kemarilah di Sini Bersamaku

Abang · puisi

Kalau Hujan Belum Berhenti

kalau hujan belum berhenti apakah yang bisa kulakukan agar kau tetap merasa hangat? sedang jemariku terbuat dari salju yang beku katamu kau menggigil ketika kusentuh kalau hujan belum berhenti lagu apakah yang bisa membuatmu nyaman? sementara kau tak suka mendengarku bersenandung katamu itu mengganggu kalau hujan belum juga berhenti kau melihatku sebagai apa? awan mendung… Continue reading Kalau Hujan Belum Berhenti