Film · sinopsis

Je Ha dan Politik Drama

Sang calon presiden sedang berorasi di sebuah gedung. Ratusan pendukungnya berkumpul dan mendengarkan dengan hikmat. Tapi Je Ha melihat ada beberapa orang mencurigakan yang hadir di sana. Ia yakin mereka penyusup yang berniat mengacaukan suasana.

Orasi sang calon sudah mendekati klimaks. Orang-orang mencurigakan itu tiba-tiba seperti akan mengeluarkan sesuatu dari balik jaketnya dengan cepat. Apakah itu pistol? Granat? Je Ha tidak mau menunggu.  Ia segera melompat dan menubruk orang itu.

“K1? Apa yang kau lakukan di sini?”Je Ha kaget. Orang mencurigakan itu K1, partner kerjanya.

“Minggir, sebelum kau mengacaukan acaranya!”

Je Ha melepas K1 setengah karena didorong dan sisanya karena masih terkejut. K1, yang disergapnya tadi buru-buru melempari sang calon presiden dengan telur busuk. Tidak hanya K1, beberapa orang “mencurigakan” tadi juga melakukan hal yang sama.

“Kau harus dihancurkan! Kau harus dihancurkan!”teriak K1 dan pelempar telur lainnya.

Suasana menjadi kacau dan gaduh. Sekuriti bergegas menangkap K1 dan kawan-kawan.

“Tunggu!”kata sang calon presiden dari atas panggung. Suasana kemudian membisu.

“Lepaskan orang-orang itu! Jangan bungkam aspirasi mereka. Mereka tidak layak diperlakukan seperti itu. Mereka punya hak untuk mengkritik saya dan politisi lainnya…”

Sampai di sini Je Ha baru benar-benar sadar. Lagi-lagi ini hanya drama buatan ‘majikannya’ untuk menarik simpati rakyat.

***

The K2 adalah salah satu drama korea keluaran tahun 2016 yang berhasil merajai rating selama 7 pekan. Je Ha dkk tidak hanya ‘laku’ di tanah air mereka tapi juga di negara lain, termasuk –tentu saja- Indonesia.

The K2 menceritakan kisah hidup Je Ha seorang mantan prajurit yang lalu menjadi pengawal Choi Yoo Jin, istri dari seorang calon presiden, Jang Se Joon. Semenjak bekerja sebagai pengawal inilah akhirnya Jae Ha mengetahui sisi lain dari gemerlapnya kehidupan seorang politisi. Dunia yang ternyata begitu kelam dan penuh drama serta tipu muslihat. Di dalamnya orang-orang akan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan, tidak peduli itu akan menghancurkan kehidupan orang lain atau bahkan sampai menghilangkan nyawa. Senyum manis dan hati tulus yang sering ditampilkan ternyata hanya settingan. Tetes air mata cuma bagian dari naskah yang harus mereka lakonkan. Bahkan kemesraan sang capres kepada istrinya juga hanya akting semata.

Satu-satunya hal “tulus” yang ditemukan Je Ha ada pada Go Anna, putri rahasia capres Jang Se Joon dari istri rahasianya yang sudah lama meninggal. Je Ha dan Anna kemudian saling jatuh cinta. Sayangnya Anna adalah putri yang tidak diinginkan oleh Yoo Jin. Oleh istri sang ayah, Anna sudah beberapa kali mengalami percobaan pembunuhan.

Terus terang saja, bagi para pemerhati dunia politik, drama ini seperti membuka mata hati dan pikiran. Selama ini tokoh yang kita idolakan, yang penuh inspirasi dan tampak menjanjikan sebagai pemimpin mungkin hanya ‘seperti’ itu di layar kaca, atau menurut situasi kekinian ‘di dunia maya’ lah. Tapi siapa yang tahu kehidupan sebenarnya di dunia nyata?

Film ini cukup berbahaya, menurut saya, karena membuat kita tidak lagi percaya pada dunia politik termasuk orang-orang di dalamnya. Padahal politik menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah pengetahuan mengenai ketatanegaraan atau kenegaraan seperti tentang sistem pemerintahan, dasar pemerintahan.

Mungkin mereka mengambil definisi lain dari politik yang berarti  seni dan ilmu untuk meraih kekuasaan secara konstitusional maupun nonkonstitusional. Me-ra-ih. Hmm. Pantas saja ya.

Padahal mereka ternyata lupakan pada definisi klasik Aristoteles yang mengatakan politik adalah usaha yang ditempuh warga negara untuk mewujudkan kebaikan bersama.

Wallau’alam.

the_k2_%eb%8d%94_%ec%bc%80%ec%9d%b4%ed%88%ac

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s