harihariku

Burung Mati dalam Selokan

Tadi pagi tetangga saya terlihat sedang jongkok di depan selokan tidak jauh dari rumahnya. Apakah dia sedang eek sembarangan? Saya hampir berpikir demikian sampai saya melihat dua kandang burung besar di sebelahnya.

Uhh, burungnya mati…

Saya merintih dalam hati melihat beberapa ekor burung terbaring tak berdaya di dasar kandang. Bulu mereka cantik, ya saya dapat melihat itu dari tempat saya.

Jadi back to my tetangga, dia ngapain di situ? Saat itulah saya melihat dia mengambil salah satu jasad burung di situ dan… membuangnya dalam selokan!

Yes. Semuanya dibuang dalam selokan. Dilempar sih lebih tepatnya. T_T

Saya masih ingat kemarin –betul-betul kemarin- saya baru saja mengubur jasad tikus kecil yang mati di halaman rumah. Lah ini burung, peliharaannya sendiri, dan cantik begitu! Apa dia tidak menganggap burung-burung itu bagian dari dirinya? Keluarganya? Separuh hatinya? Lagipula membuang sampah di selokan saja tidak boleh, apalagi ini jasad!

Menurut saya, bagaimanapun hewan itu makhluk hidup juga. Setidaknya kita harus memberikan penghormatan terakhir dengan mengubur dengan layak kalau mereka tiada. Apalagi kalau mereka pernah jadi peliharaan kita. CMIIW

*Babay burung-burung cantik. Berkurang lagi yang bertasbih di bumi ini :’)

https://id.pinterest.com/pin/275071489720307877/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s