harihariku

Jodoh Pasti Bertemu

*tulisan lama baru ketemu🙂

Uhh, tema ini lagi.😀
Tidak apa-apa. Jangan merasa jengah atau terancam dengan tema jodoh. Dibawa santai saja. No more galau lah karena memang jodoh pasti bertemu. #eh

Hihihihi.

Jadi yang akan saya ceritakan ini adalah contoh kecil bahwa kita memang tidak pernah bisa tahu besok lusa akan bertemu dengan siapa, akan berjodoh dengan siapa. Ada dua kisah yang ingin saya bagikan ke teman-teman semua. Tentang jodoh, tentang kita. #haseeekk

Kisah pertama

Pekan lalu, kelas A Teknik Informatika diberi tugas mencari jurnal tentang keamanan komputer. Nah, mahasiswa dengan judul sama atau mirip akan digabungkan dalam satu kelompok untuk diberi tugas yang baru.

Seharusnya saya dan teman-teman segeng sedari awal mencari jurnal yang judulnya mirip supaya kami dijadikan satu kelompok. Tapi sayang sekali, jurnal itu baru kami gugling tengah malam, sekitar 10 jam sebelum kuliahnya dimulai.

Jadilah kami tidak lagi memerhatikan kaedah-kaedah pencarian dengan judul yang sama. Yang kami lakukan adalah gugling -> cek kesesuaian tema -> kirim ke e-mail dosen -> tidur.😀

Esok paginya judul-judul yang terkumpul pun mulai dikelompokkan oleh pak dosen. Saya dan Cha yang duduk di depan berbisik-bisik.

“Aduh, Kak. Kayaknya kita tidak bakalan satu kelompok, deh.”bisik Cha.

Saya tertegun. Selama kuliah di S2, baru kali ini saya terancam tidak sekelompok dengan gadis manis yang saya sayangi itu. Tapi saya mencoba tabah dan menggurat semacam senyum tegar di bibir. Judul kami jauh beda. Ibarat yang satu makan gado-gado, yang lain makan croissant. Begitulah kira-kira. :p

“Iya, yah? Coba kita cari judul yang sama.”jawab saya. Kami lalu terdiam.

“Tidak apa-apa. Semua akan bak-baik saja Cha.”tambah saya lagi. Cha tersenyum mesra dan menatap saya dengan lembut.

“Oh iya, satu lagi. Kalau jodoh juga tidak akan ke mana.”

“Ehm!”suara deheman. Suara ini punya pak dosen. Saya dan Cha lalu berhenti bertatap-tatapan.

Pak dosen membacakan nama-nama kelompok yang dibentuknya. Saya, Cha dan teman-teman lain mendengarkan dengan takzim.

“Mirna, jurnalmu tentang sistem keamanan dengan sidik jari ya?”tanya si bapak.

“Iya, Pak!”

“Kalau begitu, Sri Wahyuni!”pak dosen menyebut nama salah satu teman kelas saya, Uyha. Saya melihat Uyha lalu mengankat tangan.

“Nah, kalian satu kelompok. Jurnal kalian sama-sama tentang sidik jari.”kata pak Syaf lagi.

“Umm, berikutnya. Andi Triska ‘Cha’ Muliana!”

“Saya, Pak!”Cha menjawab.

“Judulmu Akses Kontrol kan?”

“Iya, Pak.”

“Hmm – kalau begitu gabung saja deh dengan kelompok sidik jari.”

Saya dan Cha saling melempar pandangan dan lalu terkikik.

***

Kisah Kedua

Sore tadi. Saya, Cha, Dita, Asmi dan kak Leand makan siang di Solaria yang baru-baru ini sudah memperoleh sertifikasi halal. Setelah selesai makan perjalanan kami terpisah. Saya dan Asmi ke mushollah. Cha, Dita dan kak Leand terus ke Gramedia.

Padahal tadinya saya membayangkan kami berlima akan pulang bareng sambil bercanda dan membuat kegaduhan seperti biasa.

Tapi sudahlah. Tidak apa-apa. Saya lalu kembali ke deretan buku.

Sekitar 30 menit kemudian dengan menenteng tiga buku baru, saya dan Asmi bergegas pulang. Maghrib sebentar lagi menjelang dan kami tidak mau sampai di rumah terlambat.

Di seberang jalan ada pete-pete jurusan IKIP, saya dan Asmi bergegas naik. Wah, di dalam ternyata belum ada penumpang lain. Jadi kami menunggu si pete-pete ngetem sambil ngobrol.

Kira-kira limabelas menit, pete-pete saya dan Asmi baru terisi lima orang saja. Ngetem pun dilanjutkan dengan tabah tapi saya mulai gelisah.

Tiba-tiba Asmi mengagetkan saya.

“Ehh, itukan..”

“Cha? Dita?”jerit saya tertahan saat melihat dua sosok perempuan masuk ke dalam pete-pete saya.

“Ehh? Kakak Mirna? Kak Asmi?”

TAMAT

BFF

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s