harihariku · jobseeker · my stuff

Emon Berbagi : Syarat dan Cara Mengurus SKCK di Polrestabes Makassar

SKCK saya. Uyeah! ^_^

Kira-kira sudah enam purnama terlewati dan status saya masih ini-begini juga. Single? Bukaannn… Maksud saya ini agak lebih menyesakkan dada -> jobless.😦

Yep, saya yudisium bulan Januari, wisuda bulan Maret dan ulang tahun bulan Maret juga (yang terakhir ini penting). Tapihh.. tapihhh.. sampai sekarang saya belum dapat kerjaan juga.😦😦

Apakah saya sibuk kiri kanan depan belakang untuk cari kerja? Umm, tidak sih. Tidak juga. Kalo gitu ya wajar lah ya! Hihihihi

Bulan pertama setelah lulus itu saya les TOEFL, terus dua bulan kemudian saya kurus AutoCAD. Jadi sih nggak nganggur-nganggur amat juga. Cuman tiga bulan terakhir ini benar-benar menyadarkan saya bahwa nggak ada kerjaan dan cuma di rumah itu ngebosenin juga!

Apalagi buat saya yang sudah kebiasaan keluar rumah setiap saat setiap waktu. Kayak ada yang hilang, gitu…

Nah, tadinya saya pikir sih cuman saya yang gelisah. Eh, ternyata si Mama dan si Papa juga kayaknya gemes, kok ini anaknya kayak nggak ada pergerakan apa gitu. Umm, padahal nggak tahu aja nih sekarang anaknya lagi perang batin tiap hari, menahan sesak di balik senyuman seorang diri. Hihihihi #apasih

Dan di suatu sore, beberapa hari setelah lebaran, Mama mengajak saya untuk ngurus surat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) di kepolisian dan ngurus Kartu Kuning alias Kartu Pencari Kerja.

Karena papa itu dulu polisi (sekarang udah purnawirawan) dan punya staf yang masih aktif, maka dihubungilah mantan staf papa itu. Namanya Om Jamal. Maap, Om, pangkatnya bener lupa! Waktu itu udah coba diapalin tapi sekarang lupa lagi! >_<

Nah, oleh si om, saya disuruh sendiri ke Polrestabes Makassar di Jl. Ahmad Yani. Yaudah, saya ke sana saja besoknya sendirian. Dan secara singkat, bagaimana kah pengalaman saya mengurus SKCK? Ini dia…

SYARAT/KELENGKAPAN:

  1. Foto warna 2×3 dua lembar (u/ kartu sidik jari)
  2. Foto warna 4×6 lima lembar (u/ SKCK)
  3. Surat keterangan dari Polsek
  4. FC KTP (banyakin aja, ntar juga kepake hal lain kok)
  5. FC Ijazah atau SKL yang sudah direkomendasi (bawa juga aslinya buat jaga2) -> 1 lbr
  6. FC Kartu Keluarga  -> 1 lbr
    *yang fotokopi-fotokopi ini mending jangan dibuat pas-pasan yah, lebihin 1-2 lembar lah.

CARA MENGURUS SKCK

  1. Minta surat/keterangan rekomendasi dari Polsek setempat.
  2. Bawa surat rekomendasi dari Polsek ke Polrestabes.
  3. Nah, sebelum ke bagian SKCK itu, saya membuat kartu sidik jadi dulu. Kata Om Jamal, selain SKCK, kartu ini akan banyak gunanya nanti. Kalo bikin kartu ini cukup datang ke bagian pembuatan sidik jari saja. Caranya?
    • Datang ke ruang pembuatan Kartu Sidik Jari
    • Minta formulir, trus isi di tempat
    • Cap sidik jadi di formulir
    • Bawa formulir ke ruang pembuatan kartu sidik jari (di sebelahnya aja kok🙂 )
    • Nunggu sampai kartu sidik jari dicetak. Jangan lupa siapin pasfoto warna 2×3 2 lembar. Yang satu untuk di kartu, yang satu arsip.
    • Biaya? Waduh saya waktu itu nggak bayar dan nggak ingat apakah yang lain bayar atau nggak! Hehehehe. Kalaupun bayar mungkin cuma bayar laminating saja.

 Oh iya, buat kartu sidik jari ini cepet kalo yang ngantri sedikit! Saya waktu itu sekitar setengah jam. Tapi bukan karena saya ada ‘orang dalam’ loh. Di samping saya itu ada tiga orang cowok ngurus sendiri dan sama cepatnya dengan saya.😀

 *kalo di POLRESTABES MAKASSAR, ruangannya itu ada di sebelah kanan depan kalau dari pintu gerbang.

4. Kartu sidik jari udah ada, yuk mari kita bawa ke tempat pembuatan SKCK. Nah, kalau di Polrestabes Makassar, tempatnya ada di gedung utama (di tengah) lantai tiga. Nanti kalau sudah sampai lantai 3 tinggal ikuti petunjuk arah atau tanya sama orang yang lewat atau cari saja sendiri! Hihihihi

5.  Di loket, minta formulir SKCK.
* Siapkan Surat Pengantar, foto 4×6, Fc KTP dan Fc Ijazah. Oh iya, kartu sidik jari juga saya sertakan.

6.  Isi formulir, balikin formulirnya ke loket tadi, terus nunggu.

7.  Tidak lama kemudian, saya dipanggil masuk ke dalam ruangan dan ditanya-tanya. Kalau mau saya bilang sih kayak ngobrol biasa. Ditanya lulusan apa, mau bikin SKCK untuk apa. Ngobrolnya selesai, SKCK saya juga sudah diprint.

8.  Setelah SKCK jadi, oleh petugas difotokopi lalu disahkan/dilegalkan. Nah, ini biaya fotokopi dan pengesahan ini ada. Cuman saya gratisan, soalnya dibayarin sama si om. Hehehe. Yang pasti, tidak akan menguras kantong terlalu dalam lah.

9.  Jadi, deh, SKCK dan Kartu Sidik Jari.😀

*mungkin kejadian agak sedikit berbeda akan mengalami teman-teman, tapi yang jelas garis besar SYARAT dan CARA-nya ya seperti itu. Untuk SKCK juga pembuatannya nggak lama tergantung jumlah yang ngantri.

TIPS :

  • Kadang-kadang ada Polsek yang minta surat keterangan dari Kelurahan, karena syaratnya sebenernya memang begitu. Tapi langsung cek ke Polsek aja. Siapa tahu nggak butuh.
  • Berkas seperti fotokopi KTP, KK, Foto, Ijazah dijadikan satu bundel terpisah. Supaya kalo diminta, kita tinggal narik satu kali.
  • Datang pagi-pagi. Jam 8.30 lah. Biar adem dan yang datang baru sedikit.
  • Nggak usah malu-malu walau datang sendiri. Petugas akan ngasih tau apa-apa saja yang mesti dilakuin. Psst, petugas di loket waktu itu cakep dan baik loh. Hihihihihi
  • Bawa makanan kecil dan air minum. Siapa tahu ngantri lama. Daripada kelaparan, maksudnya…😀😀😀

Oke deh, sekian cerita saya waktu ngurus SKCK kemarin. Setelah ini ada postingan tentang ngurus Kartu Pencari Kerja alias Kartu Kuning alias AK-1. Ditunggu yah…😀

Makassar, 3 September 2012

20 thoughts on “Emon Berbagi : Syarat dan Cara Mengurus SKCK di Polrestabes Makassar

    1. SKCK itu Surat Keterangan Catatan Kepolisian.
      tapi mungkin bisa dipahami sebagai surat keterangan cakap kelakukan. hihihihi
      soalnya SKCK kan nunjukin kalo Qt itu warga negara yg taat peraturan
      dan tidak terlibat aksi kriminalitas.🙂

    1. Okesip, bang. Silakan dan semoga bermanfaat.😀
      Ntar kalo pas ngurus SKCK terus beda sama postingan ini
      diceritain di sini yah..😀
      biar referensi buat yang lain makin lengkap..

      1. Kalo mau buat brasal dri daerah lain. Bs ga yah ?
        Misalnya ktp n kk saya di bone tp sekrng ngekost di makassar, mau buat d makassar bs tdk ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s