.::bisikan kalbu::.

Cerita Pagi

Pagi yang biasa. Sinar mentari yang tidak terlalu menyengat menimpa pucuk-pucuk pohon, atap-atap gedung, dan sesekali singgah di wajah-wajah yang sedang berjalan kaki memakai seragam putih dan abu-abu.

Irama yang mengalun adalah suara-suara kendaraan bermotor, kadang-kadang bunyi klakson dan di samping kamarku ini ada sepasang burung kutilang yang bersahut-sahutan. Selebihnya tenang-tanang saja.

Aku pun demikian. Menjalani rutinitas dengan tenang dan tidak banyak bicara, seperti biasa. Namun hanya aku dan Sang Hyang Widhi yang tahu, hatiku terus-terusan berkicau sejak malam tadi.

Kenapa yah, hal-hal sepele bisa memengaruhi diri hingga seperti ini? Sehingga hal-hal penting yang seharunya ada di nomor wahid malah terbengkalai sama sekali. Kalau kalian mau tahu, ini salah satu kebiasaan buruk penghambat kesuksesan.

Artinya, aku saat ini sedang menghambat kesuksesanku sendiri. Iya. Soalnya besok aku ada ujian tulis dari pukul delapan pagi hingga pukul empat sore. Kemudian tanggal lima belas adalah batas terakhir pengiriman proposal business plan. Aku seharusnya menyibukkan diri dengan kedua hal itu!

Tapi nyatanya tidak demikian. Sekarang ini aku –dengan dalih kekenyangan- duduk di depan komputer, memutar My Memori-nya Ryu tapi yang versi piano sambil mengetik dan memikirkan sesuatu yang sama sekali tidak penting untuk dipikirkan. Untungnya apa, coba? Coba, apa?

Huuftttt… Kadang apa yang tidak kita inginkan paling akhir muncul di nomer satu. Kadang keinginan kita nomer satu justru tak pernah datang.

So…? Ada yang bilang pintu kesempatan itu kadang terbuka di belakang, kanan, atau kiri kita. Namun kita terpaku pada pintu yang tertutup di depan kita, meratapi, menangisi tapi tidak beranjak ke mana-mana. 

Jadi apa yang harus saya lakukan sekarang???

Oke, saya tahu. Latihan soal untuk ujian.

Baiklah, rekans, saya balajar dulu kalau begitu yah?!😉

Ciaaoo… :-*

Assalamu’alaykum!

Makassar, 12 April 2012

One thought on “Cerita Pagi

  1. sukses?, yg bukan berarti hasil dari “males dan lemes”, apalagi makan terlalu banyak nasi remes sungguh bisa menggagalkan diet, Maka dari itu, ayo semangat!!!, lalui hidup dengan rencana yg telah disusun, skenario telah tertata, tinggal menjalankan dan melaluinya dengan irama yg menyejukkan, dengan demikian maka niscaya Tuhan selalu tersenyum pada hambanya. demkian and..😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s