harihariku · Setangkup Roti Cokelat

Perempuan yang Tangguh (part 1)

Kepada seorang sahabat…

“Sesungguhnya bagi perempuan yang tangguh, yang mencinta setulus hati, yang dengan berani memperjuangkan hatinya tidak layak bagi lelaki yang peragu dan menanggapi usaha sang perempuan untuk membuatnya tersenyum dengan terdiam dan sok bisu.”

Hari yang basah. Bumi bergerak begitu lambat. Dan aku ada di situ menjadi saksi bisu perempuan itu. Perempuan yang kukagumi setengah mati karena semangat dan cerianya menghadapi hidup.

Tapi di hari itu, dari balik mata batinku aku dapat melihat betapa ia begitu rapuh. Saat itu ia kehilangan separuh ‘harga diri’ dan merasa putus asa di saat yang bersamaan, dengan patung baja yang duduk kokoh di sampingnya. Perempuan itu mempertahankan senyum terbaiknya tapi aku tahu di dalam hatinya ada luka. Tch, aku tak suka.

Perempuan itu. Perempuan itu begitu berusaha untuk membuat patung baja di sampingnya untuk –paling tidak- tersenyum. Perempuan itu berusaha sekuat tenaga, semampu yang dia bisa untuk membuat patung baja di sampingnya itu sedikit menikmati hidup. Tapi sayang karena si patung baja tetaplah patung baja. Tidak tersentuh sama sekali.

Kalau bisa, aku ingin memeluk perempuan itu selembut dan sehangat yang aku bisa. Di saat yang bersamaan aku ingin menempa patung baja itu dalam bara api yang paling panas.

Lalu kenapa juga perempuan itu memilih berusaha membuat si patung baja tersenyum? Dia itu baja, bukan?

Tapi si perempuan kemudian menampik tatapan kesalku dengan senyum yang baik. Katanya si patung baja sebenarnya tak sekaku itu. Si patung baja hangat dan lembut. Ahh, benarkah itu? Apa tak salah?

Dan kau lihat? Perempuan itu mengagguk mantap walau ia bersalut air mata.

Ahh, aku sungguh tak suka. Aku tak tega melihatnya seperti itu. Perempuan yang penuh semangat itu, perempuan yang mencinta setulus hati, perempuan yang sanggup menunggu dengan bermodalkan setia. Kau tahu, bagiku perempuan itu begitu berharga!

Perempuan dan si patung baja. Aku minta maaf tak bisa berbuat apa-apa. Memang seharusnya tidak. Cukuplah aku di sini mengamati dalam diam dan mengutuki kalau-kalau ada adegan yang tak kusuka. Semoga kalian berakhir bahagia, bersama atau tak bersama.

Semoga. Aamiin.

*kenapa saya yang galau? -_-a

Makassar, 10 Desember 2011

9 thoughts on “Perempuan yang Tangguh (part 1)

  1. iiihhhh,wauwwww…betapa tololnya perempuan itu..hhe
    tpi menurut yg lain pasti dy tangguh…tapi it lah tanggapan sy..

    1. yang bodo itu lelakinya!
      kebetulan saya duduk tepat di belakangnya si lelaki
      *obat nyamuk ja kodong
      coba ada tali temaliku waktu itu, se jerat mi lehernya itu lelaki!
      hahahahaha

    1. wewww…. :O
      hahahaha

      dasar Pink!
      bah, se waktu itu ndak niat tinju
      soalnya dia ada di depanku
      saya justru cari tali
      mau cekik dari belakang…
      hihihihi
      untung dia lagi nyetir
      jadi se urungkan niatku… :p

    1. yang mana yang menohok? yang postingan ini? hihihihihi
      iyah… apalagi kalo adegannya dilihat langsung… hks…

      wuih, mau difollow sama bu Guru… ^0^
      makasih yah, Bu…
      *peluk

  2. perempuan tangguh ini yang menohok…. menohok hati,pas kena jantung. tertancap dan mendarat sempurna di hati sanubari *hiperbola saya akut* maaf…

    hahahaa,mau liat adegannya deh,pasti aktornya bisa dapat Oscar kayaknya…😀

    belum jadi bu guru,,,tapi sukaaaaa saya dipanggil itu..ihihih

    *peluk

    Rise and Shine🙂

    1. tenang saja… saya ini sedang menyiapkan pembentukan Persatuan Remaja Galau Lebay dan Hiperbola. Mau gabung? hihihihi

      ohh.. se kira udah jadi Bu Guru mi… skrg kegiatannya apa, kah?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s