.::bisikan kalbu::. · harihariku · puisi · Setangkup Roti Cokelat

Apa Kabar Hati [3]

 

Kepada seorang sahabat, tunai sudah janjiku padamu.
Maaf, saat ini kau tengah bahagia, tulisan ini tak cocok lagi untukmu.
Tapi, toh, janji tetaplah janji. Karena itu, cokelat bayaran
postingan ini akan tetap kutagih… ^_~

#kalau tidak, namamu ku’mention’ di sini. Sumpah! ^^

*** * *** * ***

Detik-detik yang merangkak pelan
Tak kuasa beriring dengan aliran perih yang terasa asin di lidah
Tak secepat pacu jantung yang menahan rasa

Langit kelam jadi saksi
ada hati yang sedang merajut kata
“menyerah”
untuk dilambaikan esok pagi

Bukankah langit sebenarnya itu tak nyata?
Hanya selembar kain biru yang tak lebih jangkauan mata manusia

Lalu kenapa aku terus saja percaya?
Suatu hari akan dapat menjangkau ke sana?
Menyentuh…
Menghirup…
Bahkan berencana tinggal di sana?

Kepada hitam yang menjelang pagi
Kepada dingin subuh yang mulai menelingkup diri
Bebaskan hati ini

Tolong!

31 Mei 2011

4 thoughts on “Apa Kabar Hati [3]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s