.::bisikan kalbu::. · harihariku

Edisi Narsis – Tugasnya Emon

#curhat

Subuh dini hari itu Emon baru boleh tidur sekitar pukul 4.30. Banyaklah tugas macam-macam kiri-kanan muka-belakang yang ‘mesti’ selesai hari itu juga. Ugh, ngantuknya!!! -_-

Di kampus, sekitar pukul sebelas siang. Ternyata ujian lisan mata kuliah Topik Khusus Teknik Komputer benar-benar ujian ‘lisan’ tanpa presentasi. Padahal salah satu tugas yang menyita waktu tidur Emon adalah slide presentasi itu. T_T

Setelah ujian selesai Emon pun mengingat-ingat presentasi yang tidak jadi itu. Di dalam benaknya Emon sudah berencana menghapus file aslinya untuk selama-lamanya tanpa meninggalkan bekas, jejak, apalagi bau…kentut! >_<

Namun tiba-tiba Emon teringat kejadian bertahun-tahun yang telah lampau di zaman batu. #kentara tuanya… ^^

Flashback…

Malam itu Emon belia harus begadang. Bukan untuk ngeronda tapi kerja tugas! Kalau tidak salah itu tugas biologi. Emon juga sudah lupa itu tugas apa. Yang jelas ada adegan-adegan menggambar dan mewarnai, kalau tidak salah.

Sebenarnya itu tugas kelompok. Tapi kebetulan si Emon memang kebagian tugas itu. Eh, bukan kebetulan sih. Tapi si Emon yang memang meminta. Soalnya si Emon kan suka sok-sok jago menggambar dan mewarnai… ^_^

Dan begitulah ceritanya. Semalaman Emon bekerja dengan semangat dan tanpa kenal lelah. Terus menulis, menggaris, menggambar dan mewarnai. Tugas itu akhirnya selesai hampir pagi. Walau demikian Emon puas. Hasil karyanya masuk kategori ‘bagus’ menurut Emon. Saatnya tidur! Zzzzzzz….

Di sekolah.

Ibu guru tiba-tiba masuk dan mengajar seperti biasa. Emon sudah menyiapkan tugas itu di laci meja. Agar dapat segera diserahkan kepada ibu guru ketika diminta. Emon senyum-senyum. Ia suka sekali dengan hasil karyanya itu.

Bel berbunyi. Tanda pergantian mata pelajaran. Bu guru langsung keluar ruangan setelah berberes-beres. Emon terkejut. Ia ingat tugasnya.

“Bu! Bu!”Emon mencoba mencegah ibu guru.

“Iya, kenapa?”ibu guru bertanya.

“Bu, tugas pekan lalu dikumpul sekarang?”tanya Emon.

“Ohh… tidak usah. Ibu tidak jadi masukkan itu sebagai tugas.”jelas ibu guru tersenyum sambil berlalu.

Emon melongo. Tidak jadi dikumpul???

Seketika Emon menjadi layu. Emon kecewa berat. Perjuangannya semalaman sia-sia. Tidak ada artinya. Emon merasa tidak berguna. Hidupnya kini tidak berarti lagi.

Emon pun tertunduk dan mengeluarkan tugas itu dari laci mejanya. Ditatapnya kertas di tangannya nanar. Tempat sampah adalah satu-satunya hal yang dipikirkan Emon setelah bunuh diri. #Loh. Haha

Emon pun berdiri sambil terus menggenggam kertas tugasnya itu. Ke mana Emon? Tentu saja mencari tempat sampah.

“Emon!”

“Emon!”

Emon sedikit terkejut karena ternyata ada yang memanggilnya. Emon menoleh.

“Ya?”Emon bertanya. Ternyata yang memanggilnya adalah seorang teman Emon.

“Itu tugas kita yang tidak jadi dikumpul, kan?”tanyanya. Teman Emon ini ternyata sekelompok dengan Emon.

“Iya.”jawab Emon sambil mencoba tersenyum tabah.

“Sini, buat aku!”katanya sambil mengambil kertas tugas itu dengan cepat.

Emon ingin mencegah tapi tertahan karena teman Emon itu lalu berkata,

“Ini bagus loh! Penjelasannya lengkap, gambarnya hidup, dan warnanya cerah!”katanya sambil tersenyum ke Emon. Emon menaikkan sebelah alis.

“Ini buat aku, yah! Aku mau pakai buat belajar di rumah!”katanya lagi sambil tersenyum.

Mood Emon seketika naik ke level paling atas. Ini adalah adegan PENYELAMATAN HATI nomer satu!!! Emon kembali senang. Emon tidak jadi putus asa. Emon kembali merasa berharga. Emon senang sekali! \^_^/

Terima kasih… Terima kasih banyak… ^_^

***

Sayangnya tidak ada yang melakukan adegan itu kemarin untuk slide presentasi TKTKOM.

#ngarep! Hahahahaha

Makassar, 10 Juni 2011

2 thoughts on “Edisi Narsis – Tugasnya Emon

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s