.::bisikan kalbu::. · harihariku · Setangkup Roti Cokelat

.Jangan Mimpikan Dia Malam Ini.

Di suatu malam kau menceritakan sesuatu padaku.

“Aku tidak tahu kenapa. Tapi aku telah memimpikan dia beberapa kali.”

Aku menahan napas. Aku tahu jika bicara, nada suaraku akan ditambah vibranya. Bergetar. Maka ku telan ludahku, menarik napas, dan berkata, “Oh, ya? Siapa?”

“Dia. Kau tahu dia siapa.”katamu lagi. Aku menarik napas lagi. Ah ya, kau memimpikan dia, seseorang dari masa lalu.

“Kenapa? Bagaimana bisa kau memimpikan dia?”tanyaku lagi. Aku tak tahu arah pertanyaanku itu apa. Aku hanya mengulur waktu. Aku merasa sesuatu yang tidak enak.

“Sudah kukatakan aku tidak tahu.”katamu pelan. Aku menggigit bibir.

Kau masih menyukai dia, bukan? Lalu aku apa? Aku mulai mengerjap-ngerjapkan mata. Aku kembali menelan ludah dan mencoba membuat suara tawa.

“Hahaha… kau masih menyimpannya dalam dirimu, ya?” Berhasil. Tawaku sepertinya terdengar normal.

“Eh? Aku… aku… tidak! Tentu saja tidak.”kau menjawab ragu. Aku diam.

“Aku tidak tahu.”katamu kemudian. Sudah ada bekas gigitan dalam di bibirku.

“Oh… hahahaha. Ayolah, katakan saja… kau masih suka dia, bukan?”tanyaku. Aku mulai  pura-pura gila. Aku mulai pura-pura bodoh.

“Ah… tidak… tidak…”katamu dengan nada ragu yang menggantung. Aku mulai memeluk bantal guling. Kalau aku sedikit teriak, kira-kira tak apa?

“Hahaha. Sudahlah. Perasaanmu yang dulu kepadanya begitu dalam, kan?”aku kembali bertanya. Sangkal! Sangkal tuduhanku barusan! Katakan kalau kau tidak suka dia sekarang! Aku berteriak dalam hati.

“Ah, tidak.”kau menjawab ngambang. Jawaban diplomatis. Aku kembali menarik napas dalam, lalu sedikit batuk-batuk. Tampaknya suaraku bergetar.

Kau kenapa menceritakan itu? Ingin mengetesku, kah? Ingin melihat reaksiku, kah?

Sudahlah. Aku cemburu.

Tapi itu tampaknya tidak penting. Kau bilang cemburu adalah hal yang tidak penting.

Selamat tidur. Jangan begadang. Kau sedang sakit, bukan?

20 Februari 2011

5 thoughts on “.Jangan Mimpikan Dia Malam Ini.

  1. heheeh rada bingung ini cowoknya Aine yang cerita ya? aine cemburu sama cowok yang aine suka ya (kalau salah maap*) ehehehehehe.. via telpon ya ceritanya? kok ada bantal guling? hihihhhiihi…
    dialog yang singkat tapi ada juta rasa didalamnya..
    cemburu..
    ah!
    tak pernah cukup kata untuk menuliskan rasanya, bawaanya selalu mau merobek kertas wkwkw.. ehehehe..
    padahal Di kamus Cemburu diartikan sebagai ketakutan kehilangan kasih sayang dari seseorang, atau ketidakpercayaan akan kesetiaan orang yang dekat dengan kita, atau orang yang kita suka. ada juga peribahasa bilang “Cemburu itu tanda sayang”. Ini menandakan cemburu adalah perasaan yang manusiawi. Semua orang pasti pernah mengalami rasa ini di kehidupan sehari-hari. Entah itu cemburu pada teman, saudara ataupun dengan pasangan kita.
    huff.f… saya pernah cemburu gila sih,, bukan cuma gigit bibir dalam kayak aine lakukan tadi, hahahaha…
    tapi pada intinya ya dalam kasus aine seperti ini… cemburu itu dijaga atau dihilangkan???

    1. cemburu oh cemburu…
      hehehe..

      sepertinya setiap hal yang dia lakukan
      yang “tidak dengan saya” pasti bikin cemburu..
      *parah!

      kalo saya sih, Kak…
      bukan menghilangkan cemburu…
      tapi bagaimana menyikapi cemburu…
      bersama dia saya belajar banyak hal,
      termasuk tetap bersikap logis saat cemburu…
      tetap senyum walau cemburu…
      ^___^

      btw, iya nih, KAk…
      ni ceritanya lagi telpon-telponan… hihi
      makanya peluk bantal guling…
      drpada teriak2?
      ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s