.::bisikan kalbu::. · harihariku · Setangkup Roti Cokelat

.warisan.

kalau mau baca ini, putar depapepe-time dulu nah… atau bekson lembut mo pale… ^^

***

Sore itu di dalam ruang LPLK -yang pekan ini “berrruuubahh” karena tidak boleh dimasuki oleh orang asing- aku duduk menghadap monika –laptopku-.

Suara hujan yang deras terdengar jelas. Di sela-sela suara hujan itu ada suara gemuruh, bukan air bah atau pertanda banjir, bukan. Itu suara gelak tawa dan sesekali jeritan keras.

Aku menoleh ke arah pintu, mendelik. Ributnya mi ini teman-temanku, deh!

Biasanya, ketika mendapati kericuhan sebangsa ini aku lalu menebak-nebak siapa saja pemain utama di luar. Dan nama-nama yang biasa muncul itu adalah Atti, Uchi, Fiqha Rahua, Nunung, Ephy dan tante Ika. Kemudian bisa ditebak peserta pendukung yang kuat-kuat menahan kontrol suaranya > Srie, Erna, Tika Bolang, Fikha “teman”, dan bu guru Febhy. Kemudian (ini cerita atau absen, kah? -_-a) ada juga peserta musiman seperti Sari, Nini, Endah, Ria (ini Ria toh sebenarnya anggota geng kna sudah ikut diksar di HL, tapi akhirnya memilih nda aktif karena nda tahan… ^^). Ada juga satu pemain yang tidak jelas dan sering berada dalam dunianya sendiri karena hampir selalu ada tapi nda pernah nimbrung di pembicaraan, dia itu si gondrong Mala yang suka menerawang. Hahahaha. Maaf. Oh iya, nama siapa lagi yang belum kusebut?

Itu sih “biasanya”, tapi yang aneh karena waktu itu aku nyaris tidak mengenali satu suara pun di luar sana. Aku pun penasaran, beranjak dari tempatku dan lalu menuju ke arah pintu keluar.

Dengan pelan gagang pintu aku putar lalu dorong. Aku mengintip dan…

Dan…

Dan… (lebay)

Dan… (sudahmi! Lebay!)

Dan… (berhentiko, c****a!) ^^v

Mereka itu adik-adik HOLOGRAM 2009!

Mereka adik-adik Hologram yang memenuhi HL –himpunan lama-.

Perasaanku campur aduk sampai-sampai sulit kuuraikan satu-satu dan kudefinisikan perasaan macam apa itu. Jadi aku lalu hanya tersenyum tipis, menutup pintu, dan kembali ke hadapan monika –laptopku-.

***

Aku ingat dua tahun yang lalu, saat Kanda Ramos belum jadi ketua himpunan (waktu itu lagi musim-musim kampanye) kami para PixelZero7even  belia sudah mulai duduk-duduk di HL, tempat nongkrongnya SC paling gammarak sedunia > Volckert 05. Kami duduk di situ dengan alasan mau menjual – untuk pencarian dana PPDA XVII-. Tapi kami waktu itu GR dan menganggap itu adalah sebuah proses pembiasaan Pixel Zero7even  untuk menempati HL –sebagai calon tempat nongkrongnya-. Hihihihihihi. ^^v

Tidak ada yang menyadari, lambat laun kanda-kanda Volckert 05 yang duduk di situ semakin sedikit. Seiring itu pula kami menjadi semakin banyak di situ dan satu lagi yang paling “nassa-nassami” ialah.. RIBUT.

Dan tanpa prosesi khusus, apalagi potong tedong, eh, marahki nanti fikha, maksudku potong kambing, eh, marahki nanti ichun, umm…potong gorillaZ, eh, maaf Sigit! Anu… potong badak mo pale, akhirnya HL menjadi tempat nongkrong kami yang sah.

….dan waktu berlalu begitu cepat. Mungkin kami terlalu asyik ketawa dan bercanda-canda. Mungkin kami terlalu asyik ber-autis ria, maksudnya hidup di dunia Pixel Zero7even  kami sendiri sampai-sampai lupa sekarang kami punya tiga adik. TIGA!!!…

Dan di sore itu, saat teman-teman Pixelku yang biasanya ribut sampai ke POMD sudah pulang dan ternyata di HL sudah ada adik-adik Hologram…

Ahhh…aku tiba-tiba merasakan sensasi haru yang lembut, damai, tapi begitu kuat menohok relung-relung hati, sedikit menyumbat pernapasan, dan membuat perutku lapar.

Mungkin inilah saatnya. Saat bagi kami Pixel Zero7even bukan hanya sekedar “membagi” tapi mungkin “mewariskan” HL kami tercinta, HL kami yang paling nyaman, HL kami yang paling gammarak, HL kami yang menyimpan begitu banyak –terlalu banyak- kenangan manis, HL kami yang ributnya minta ampun pada Sang Hyang Widhi, HL kami yang hampir jadi warung yang menjual shampoo pantene dan royco rasa ayam, HL kami yang begitu strategis, HL kami yang…ahh… HL yang akan selalu kami anggap milik kami, HL kami yang kalo bisa se jadikan lalo tempat foto pre-wedding –manna mamo calonku nanti bukan anak elektro atau iya-, HL yang akan selalu kami rindukan… HL yang sebenarnya sangat berat kami lepaskan… HL kami…! Ahh… HL kami…!!!!

Huft. Aku sudah mau menangis.

HL sebagai salah satu warisan paling berharga yang akan kami berikan kepada wajah-wajah manis, lugu, tapi kadang-kadang patotoai dan membangkan itu. Ahahaha. Adik-adik Hologramku. Aku melihat kalian seperti melihat teman-temanku. Like older brother, like younger brother…

Dan mereka sungguh-sungguh ribut seperti kami ribut-ribut. Ckckkckckck. Ayolah, Dik! Pilah-pilih-lah sikap-sikap kami yang baik ditiru atau tidak. Jangan copy-paste!

***

Aku tidak tahu apakah pagi ini saat aku ke kampus, apakah Hologram yang memenuhi HL atau PixelZero7even  kembali mendominasi. Aku tidak tahu.

Aku juga tidak tahu apakah ini pertanda kami PixelZero7even  harus mencari tempat nongkrong yang baru selain sekret OKJE FT-UH. Aku tidak tahu.

Dan..ahh…aku mungkin tidak rela. Kami mungkin tidak rela. Bukan. Bukan tidak rela. Hanya saja rasa-rasanya baru kemarin kami  diberi warisan HL dan ternyata saat ini kami harus mewariskannya.

…dan tongkat estafet akan berpindah tangan…

***

Akhir kata, sekian dan terima kasih. ^^

Maksud saya, pesan saya, siapapun yang akhirnya mendapatkan HL sebagai tempat tongkrongannya, tolong jaga HL baik-baik. Jangan bikin kotor, jangan terlalu ribut (^^v), jangan jual shampoo..tolong mi lah… royco juga… jangan nah. Nda taumi kalo vetsin…bisa jie mungkin. Tanya mi saja pak Ruslan.^^

Oh iya, dan kalau boleh, kapan-kapan kami mau duduk-duduk lagi di HL, di samping kalian, adik-adik kami yang kami sayangi sepenuh hati. :’)

Keep on Fighting ‘till the End!

*nb: buat yang merasa pake HL sekarang, makan-makan duleh… ^^ tapi gratisan… nah..nah…

15 thoughts on “.warisan.

  1. jatuh air mataku baca ini…*katto Sari yg kasika linknya deh*

    Kangen HL,spot penuh kenangan yg tidak akan pernah bisa ku lupakan…
    Spiclesma’,hixx..hixx

      1. iyahh… hikz..hikz…

        campur aduk mi perasaan kak kalo liat mereka penuhi HL…
        adami senang, adami lucu karena mereka mirip sekali dengan saya dan teman2 waktu seusia mereka,,,hahaha
        ada tommi juga bangga… iehh..adek2ku… jagomi menjual, jagomi suruh2 maba beli jualan…
        ada mi juga terharu…ternyata se dan teman2 sudah mulai masuk fase “dewasa”…
        maumi dilepas HL…
        kna rata2 sudah pada orientasi ST, pasti nda lama adai teman2 yang tinggalkan lantai tiga…
        hkz..hkz…
        se nda suka perpisahan…. T_T

  2. behh selalunya sy tahan air mataku untuk keluar baca ini kak…..tp kluar ji juga…nakal nya di’
    sempat ku merasa kami tak pantas merebutnya dr kakak” tp tongklat estafet itu harus terlanjutkan dan HL mmg tempat paling strategis meraup keuntungan banyak saat jualan….
    hheehheh
    *pedangan sejati*

    jgn slhkan perpisahan, justru pertemuan yang membuat smw itu terjadi…tetapi pertemuan dengan seseorang adalah hal terpenting di dunia ini sebab sadar atw tidak pertemuan dengan seseorang telah memberi sumbangan warna dlm hidup ini…
    wadoh jd siapa yg slh ini??
    *bingun sendiri*
    hehhe🙂

    terima kasih kakak” SC PixelZero7even

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s