Setangkup Roti Cokelat

Sore Ini

Duduk di teras rumah. Angin berhembus segar. Aku tiba-tiba mencoba mengingat, kapan terakhir kali aku merasakan sore seperti ini?

Sore yang sejuk dan berangin. Sore yang menenangkan.

Aku sepertinya ingat. Sore terakhir itu adalah saat bermain tebak-tebakan awan. Awan yang katanya berbentuk lumba-lumba. Hey, waktu itu aku sudah berusaha. Tapi aku tak menemukan bentuk lumba-lumba. Hanya segumpal awan yang rasa-rasanya seperti seekor naga.

Aku tertawa lepas. Bukan karena awan itu memang naga atau awan itu sebenarnya lumba-lumba. Bukan. Bukan masalah benar atau tidak.

Ini masalah sore yang lembut dan berangin segar.

Sebuah sore yang aku ingin putar ulang dan terus kuulang sampai akhir zaman.

6 Agustus 2010

One thought on “Sore Ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s